Tommy Pratomo

The Story behind everything and everyone

Not-a-Blog

Kamera Analog - Hobi baru yang murah meriah

Posted by Tommy Pratomo on April 12, 2012 at 4:35 AM

Akhirnya setelah bingung memutuskan hobi apa yang cukup terjangkau biayanya tapi lumayan menyenangkan, dimulailah candu baru yang bernama kamera analog!

Dimulai saat merencanakan trip ke bangkok dan Beijing, tanpa sengaja melihat kamera Lomo type Diana Mini-F (bukan Diana Adriana hehe) lucu sekali bentuk kameranya sangat klasik tapi plastik, dan yang paling seru adalah menggunakan roll film! ya roll film yang bisa menghasilkan efek seperti instagram hehe.

Setelah berkutat mencari Diana Mini yang ternyata untuk unit bekas pun dirasa mahal, akhirnya tanpa sengaja menemukan kamera analog atau kamera film sesungguhnya di kaskus.us, yap dimulai dengan membeli Olympus Trip 35 hanya dengan harga 200ribu rupiah saja, mendapat kamera mulus dengan hasil yang bagus dan harga yang bersahabat, tetapi ternyata efek harga murah yang ditampilkan di pasaran kaskus, membuat candu ini menjadi-jadi!

Kamera kedua pun terbeli, Canonet 28 dan disusul dengan Smena 8M oh my sampai per tulisan ini diturunkan I got 15 units of Analog Camera!

beberapa unit koleksi lainnya adalah: Yashica Electro, Zorki 4K, Zorki 4, Fed 5, Zenit 3M, Kodak Retinette, Rollei 35, Ricoh GX-500, Olympus Pen EE-3, Regulla, Illford Sportsmen

Tidak semuanya saya beruntung karena membeli online, illford sportsmen ternyata sudah tidak bisa diperbaiki lagi, sekalipun masih berbentuk bagus.. too bad..

Sepertinya hobi ini akan abadi dan candu ini juga akan sedikit menguras tabungan, karena masih banyak kamera analog yang saya cari - cari seperti Argus C-3 yang dipakai Harry Porter dan Kiev 4.

Kemudahan menggunakan kamera analog didukung oleh Djakarta Photo sabang yang melayani penjualan film fresh dan layanan cuci langsung jadi file jpg CD dan masih banyaknya tukang servis, film expired dan penjual di Metro Atom pasar baru, yang menjadi salah satu tujuan kegiatan sabtu pagi saya hehe..

Kamera analog memang tidak seperti kamera digital yang hasilnya langsung dinikmati seketika itu saja, karena bagi saja segala sesuatunya itu perlu proses, proses dimana kita mempersiapkan film, memasukannya, mengatur kecepatan, mengatur diagframa, memutar winder, membidik dan menekan shutter...klik! hasil dapat dinikmati seminggu sesudahnya, baik atau buruk hasilnya adalah kehendak Tuhan atas hasil yang kita proses tersebut..

Demikian pula dengan kehidupan dan percintaan, segala sesuatu membutuhkan proses, proseslah yang membuat segala sesuatunya menjadi baik, karena hidup selalu penuh kejutan :)

dibawah ini hasil dengan Zorki 4K film asa 200, Summer Palace di Beijing nampak seperti lukisan


Categories: Cook & Hobbies Life

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments